
Invalid Date
Dilihat 88 kali

MUSIK || Di tengah pesona alam dan keramahan warganya, Desa Wombo Kalonggo menyimpan sebuah permata budaya yang menjadi identitas sekaligus kebanggaan masyarakat setempat. Ia adalah Pecinde, sebuah mahakarya seni perpaduan lagu dan tarian penyambutan yang hingga kini terus dijaga kelestariannya.
Karya seni yang indah ini bukanlah warisan tanpa nama. Pecinde merupakan buah karya orisinal dari seorang seniman sekaligus tokoh masyarakat yang sangat dihormati di Wombo Kalonggo, yakni mendiang (Alm.) Abdul Razak Samaula. Lewat sentuhan seni dan kecintaannya yang mendalam terhadap adat tradisi, beliau berhasil meracik melodi dan koreografi yang tidak hanya memukau pandangan, tetapi juga sarat akan filosofi.
Sebagai tarian dan lagu penyambutan, Pecinde memegang peran sentral dalam berbagai perhelatan penting. Karya ini dipentaskan secara khusus untuk memuliakan tamu-tamu kehormatan yang menginjakkan kaki di tanah Wombo Kalonggo. Gerakan tariannya yang luwes berpadu harmonis dengan lantunan syair dan nada, menyiratkan keterbukaan hati, penghormatan, dan keramah-tamahan yang menjadi ciri khas warga desa.
Setiap langkah gemulai penari dan alunan nada yang terdengar seakan merangkum kelembutan budi pekerti masyarakat setempat. Bagi warga Desa Wombo Kalonggo, Pecinde jauh melampaui sekadar pertunjukan hiburan; ia adalah warisan budaya yang sangat berharga dan simbol pemersatu generasi.
Hingga hari ini, semangat mendiang (Alm.) Abdul Razak Samaula terus berdenyut setiap kali tarian ini dipentaskan. Masyarakat dan generasi muda Wombo Kalonggo telah mengambil peran sebagai tonggak penerus, memastikan bahwa mahakarya sang tokoh tidak lekang tergerus oleh laju zaman. Melalui kelestarian lagu dan tarian Pecinde, nama sang maestro akan terus hidup dan abadi sebagai kebanggaan sejati Desa Wombo Kalonggo.
Bagikan:

Desa Wombo Kalonggo
Kecamatan Tanantovea
Kabupaten Donggala
Provinsi Sulawesi Tengah
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini